Indonesia Digital Camera Community  
Home | Review | Forum | Berita&Info | Artikel | Contact Us  

"Maaf Ada Maintenance, jadi Situs ini Mungkin Belum Jalan Sempurna"

Kamera-Digital.com Forum Forum Menu : Forum Home | Login | Daftar | Help | Search | Memberlist
 

Ringkasan Forum (The most messages) | Message(s) Hari ini | Highlight


Mari membagi pengetahuan buat kepentingan kita bersama.
Komunitas Kamera Digital Indonesia.

Pages: 1 2 3
Kamera-Digital Forum : Software : Raw : Pilihan itu anda ditangan anda jangan sia sia kan New Topic Post Reply
Poster Message
Harlim 

Registered:
01-08-2004

Posts: 295
IP: Logged

View Profile Send Email to User Visit Homepage
 
Kamera :
cuma punya 300d

Reputasi: 0

icon Raw : Pilihan itu anda ditangan anda jangan sia sia kan

Memenuhi janji saya terhadap Jend.Fala utk kupas Raw. (Utk saat ini canon 20D dulu yah) agar rekan lebih paham dan mengerti manfaat raw.

Sebagai bahan pembanding tentu saya harus keluarkan seperti apa itu raw yg murni , walau tidak 100% murni yg masih dalam grayscale per microlen. Tapi pada dasarnya ini bisa dikategorykan sebagai raw yg murni, belum ada unsur white balance, Contrast, saturasi, color tone, color shifting, Noise removal, sharpness dll

Utk yakinkan diri saya bawah raw ini cukup murni maka saya gunakan 6 jenis Raw converter sebagai bahan perbanding. (Maaf saya tidak bisa sebutkan karena 4 adalah bajakan , 2 asli dari canon)

Dari ke 5 raw converter tersebut tentu harus menghasilkan tiff ataupun jpeg yg sama. Agar saya tidak abis waktu upload ke imageshack , saya upload 2 saja sebagai bahan pembanding utk anda.

Raw converter ke 1


Raw Converter ke 6




[Edited by Harlim on 08-07-2005 at 01:41 AM GMT+7]

____________________________
Tehnik tanpa "rasa" adalah "hambar". Dan "rasa" itu akan muncul jika kita berani mencari dan menampilkannya.
"Rasaku" dan "rasamu" selalu berbeda. dan jika "rasaku" dan "rasamu" selalu sama maka "hambar" itu akan kembali.
Rasaku selalu kutampilkan lim.fotografer.net jika tidak sesuai dgn rasamu so what gituloh

08-07-2005 at 01:40 AM Post ke # 1 | Quote Reply
Harlim 

Registered:
01-08-2004

Posts: 295
IP: Logged

View Profile Send Email to User Visit Homepage
 
Kamera :
cuma punya 300d

Reputasi: 0

icon Re: Raw : Pilihan itu anda ditangan anda jangan sia sia kan

Semua tentu akan kaget Raw itu begitu jelek tapi itu fakta.
Mulai kita masukan unsur white balance yg terukur oleh sensor. (umumnya dalam raw converter option ini dinamakan As shot)


[Edited by Harlim on 08-07-2005 at 01:50 AM GMT+7]

____________________________
Tehnik tanpa "rasa" adalah "hambar". Dan "rasa" itu akan muncul jika kita berani mencari dan menampilkannya.
"Rasaku" dan "rasamu" selalu berbeda. dan jika "rasaku" dan "rasamu" selalu sama maka "hambar" itu akan kembali.
Rasaku selalu kutampilkan lim.fotografer.net jika tidak sesuai dgn rasamu so what gituloh

08-07-2005 at 01:50 AM Post ke # 2 | Quote Reply
Harlim 

Registered:
01-08-2004

Posts: 295
IP: Logged

View Profile Send Email to User Visit Homepage
 
Kamera :
cuma punya 300d

Reputasi: 0

icon Re: Raw : Pilihan itu anda ditangan anda jangan sia sia kan

Mulai masukan Contrast 0 (Pada Dslr Canon low dan middle class umumnya hanya dikasih pilihan -2 s/d +2)


____________________________
Tehnik tanpa "rasa" adalah "hambar". Dan "rasa" itu akan muncul jika kita berani mencari dan menampilkannya.
"Rasaku" dan "rasamu" selalu berbeda. dan jika "rasaku" dan "rasamu" selalu sama maka "hambar" itu akan kembali.
Rasaku selalu kutampilkan lim.fotografer.net jika tidak sesuai dgn rasamu so what gituloh

08-07-2005 at 01:56 AM Post ke # 3 | Quote Reply
Harlim 

Registered:
01-08-2004

Posts: 295
IP: Logged

View Profile Send Email to User Visit Homepage
 
Kamera :
cuma punya 300d

Reputasi: 0

icon Re: Raw : Pilihan itu anda ditangan anda jangan sia sia kan

Masukan unsur saturasi 0 (-2 s/d +2)


____________________________
Tehnik tanpa "rasa" adalah "hambar". Dan "rasa" itu akan muncul jika kita berani mencari dan menampilkannya.
"Rasaku" dan "rasamu" selalu berbeda. dan jika "rasaku" dan "rasamu" selalu sama maka "hambar" itu akan kembali.
Rasaku selalu kutampilkan lim.fotografer.net jika tidak sesuai dgn rasamu so what gituloh

08-07-2005 at 01:59 AM Post ke # 4 | Quote Reply
Harlim 

Registered:
01-08-2004

Posts: 295
IP: Logged

View Profile Send Email to User Visit Homepage
 
Kamera :
cuma punya 300d

Reputasi: 0

icon Re: Raw : Pilihan itu anda ditangan anda jangan sia sia kan

Masukan Color tone reddish


____________________________
Tehnik tanpa "rasa" adalah "hambar". Dan "rasa" itu akan muncul jika kita berani mencari dan menampilkannya.
"Rasaku" dan "rasamu" selalu berbeda. dan jika "rasaku" dan "rasamu" selalu sama maka "hambar" itu akan kembali.
Rasaku selalu kutampilkan lim.fotografer.net jika tidak sesuai dgn rasamu so what gituloh

08-07-2005 at 02:03 AM Post ke # 5 | Quote Reply
Harlim 

Registered:
01-08-2004

Posts: 295
IP: Logged

View Profile Send Email to User Visit Homepage
 
Kamera :
cuma punya 300d

Reputasi: 0

icon Re: Raw : Pilihan itu anda ditangan anda jangan sia sia kan

Masukan unsur Sharpness 0


____________________________
Tehnik tanpa "rasa" adalah "hambar". Dan "rasa" itu akan muncul jika kita berani mencari dan menampilkannya.
"Rasaku" dan "rasamu" selalu berbeda. dan jika "rasaku" dan "rasamu" selalu sama maka "hambar" itu akan kembali.
Rasaku selalu kutampilkan lim.fotografer.net jika tidak sesuai dgn rasamu so what gituloh

08-07-2005 at 02:07 AM Post ke # 6 | Quote Reply
Harlim 

Registered:
01-08-2004

Posts: 295
IP: Logged

View Profile Send Email to User Visit Homepage
 
Kamera :
cuma punya 300d

Reputasi: 0

icon Re: Raw : Pilihan itu anda ditangan anda jangan sia sia kan

Dimata saya reddish kurang cocok maka pilih yellowish


____________________________
Tehnik tanpa "rasa" adalah "hambar". Dan "rasa" itu akan muncul jika kita berani mencari dan menampilkannya.
"Rasaku" dan "rasamu" selalu berbeda. dan jika "rasaku" dan "rasamu" selalu sama maka "hambar" itu akan kembali.
Rasaku selalu kutampilkan lim.fotografer.net jika tidak sesuai dgn rasamu so what gituloh

08-07-2005 at 02:11 AM Post ke # 7 | Quote Reply
Harlim 

Registered:
01-08-2004

Posts: 295
IP: Logged

View Profile Send Email to User Visit Homepage
 
Kamera :
cuma punya 300d

Reputasi: 0

icon Re: Raw : Pilihan itu anda ditangan anda jangan sia sia kan

Naikan saturasi 1 point


____________________________
Tehnik tanpa "rasa" adalah "hambar". Dan "rasa" itu akan muncul jika kita berani mencari dan menampilkannya.
"Rasaku" dan "rasamu" selalu berbeda. dan jika "rasaku" dan "rasamu" selalu sama maka "hambar" itu akan kembali.
Rasaku selalu kutampilkan lim.fotografer.net jika tidak sesuai dgn rasamu so what gituloh

08-07-2005 at 02:17 AM Post ke # 8 | Quote Reply
Harlim 

Registered:
01-08-2004

Posts: 295
IP: Logged

View Profile Send Email to User Visit Homepage
 
Kamera :
cuma punya 300d

Reputasi: 0

icon Re: Raw : Pilihan itu anda ditangan anda jangan sia sia kan

Saya multiply atau boost beberapa warna, semua ini sesuai selera. Kalo suka warna jreng yah tampil dgn warna jreng


____________________________
Tehnik tanpa "rasa" adalah "hambar". Dan "rasa" itu akan muncul jika kita berani mencari dan menampilkannya.
"Rasaku" dan "rasamu" selalu berbeda. dan jika "rasaku" dan "rasamu" selalu sama maka "hambar" itu akan kembali.
Rasaku selalu kutampilkan lim.fotografer.net jika tidak sesuai dgn rasamu so what gituloh

08-07-2005 at 02:23 AM Post ke # 9 | Quote Reply
Harlim 

Registered:
01-08-2004

Posts: 295
IP: Logged

View Profile Send Email to User Visit Homepage
 
Kamera :
cuma punya 300d

Reputasi: 0

icon Re: Raw : Pilihan itu anda ditangan anda jangan sia sia kan

2005:06:19 16:54:10
400mm
1/100 sec, f/5.6
Mode: Av
Metering: Partial
ISO: 400
AF mode: AI Focus AF
Drive: Single frame shooting
White balance: Color temp



Dan ini adalah full picturenya


____________________________
Tehnik tanpa "rasa" adalah "hambar". Dan "rasa" itu akan muncul jika kita berani mencari dan menampilkannya.
"Rasaku" dan "rasamu" selalu berbeda. dan jika "rasaku" dan "rasamu" selalu sama maka "hambar" itu akan kembali.
Rasaku selalu kutampilkan lim.fotografer.net jika tidak sesuai dgn rasamu so what gituloh

08-07-2005 at 02:28 AM Post ke # 10 | Quote Reply
Harlim 

Registered:
01-08-2004

Posts: 295
IP: Logged

View Profile Send Email to User Visit Homepage
 
Kamera :
cuma punya 300d

Reputasi: 0

icon Re: Raw : Pilihan itu anda ditangan anda jangan sia sia kan

Hal yg terpenting dalam Raw adalah saya mendapatkan semua detail yg saya inginkan , saya tidak ingin paramater converter yg terdapat di camera yg menentukan apa yg saya inginkan.
Warna dan apapun parameternya dalam kenyataan kita bisa adjust selama raw tersebut murni.

Dan tidak diperlukan waktu yg banyak utk adjust Atau kutak katik PS. karena semua Raw converter umumnya selalu sediakan fasilitas untuk kita simpan parameter2 yg kita inginkan. Kita cukup panggil dan lakukan proses batch.



[Edited by Harlim on 08-07-2005 at 02:43 AM GMT+7]

____________________________
Tehnik tanpa "rasa" adalah "hambar". Dan "rasa" itu akan muncul jika kita berani mencari dan menampilkannya.
"Rasaku" dan "rasamu" selalu berbeda. dan jika "rasaku" dan "rasamu" selalu sama maka "hambar" itu akan kembali.
Rasaku selalu kutampilkan lim.fotografer.net jika tidak sesuai dgn rasamu so what gituloh

08-07-2005 at 02:38 AM Post ke # 11 | Quote Reply
Harlim 

Registered:
01-08-2004

Posts: 295
IP: Logged

View Profile Send Email to User Visit Homepage
 
Kamera :
cuma punya 300d

Reputasi: 0

icon Re: Raw : Pilihan itu anda ditangan anda jangan sia sia kan

Tentu dgn Iso 400 akan terasa grainy , jika dicetak dgn printer 300 dpi gambar yg telah crop diatas akan sanggup 12.36 cm x 12.36 cm, Grainy seperti itu belumlah terasa.

Tetapi jika di push lebih besar maka kita harus haluskan grainy. agar dapat dicetak Printer 150 dpi atau 72 dpi.

Dibawah ini adalah contoh grainy yg telah dihaluskan.


Utk catatan biasakanlah pisahkan Grainy dan Noise.
Salam dari seorang pemula.


____________________________
Tehnik tanpa "rasa" adalah "hambar". Dan "rasa" itu akan muncul jika kita berani mencari dan menampilkannya.
"Rasaku" dan "rasamu" selalu berbeda. dan jika "rasaku" dan "rasamu" selalu sama maka "hambar" itu akan kembali.
Rasaku selalu kutampilkan lim.fotografer.net jika tidak sesuai dgn rasamu so what gituloh

08-07-2005 at 03:11 AM Post ke # 12 | Quote Reply
fala8
Level: Moderator

Registered:
02-09-2004

Posts: 976
IP: Logged

View Profile Send Email to User
 
Lokasi :
Cairns, Au, & New Bayur

 
Kamera :
1DsMkII, 30D, D2x, E-1, RDs-1, 1DmkIIn, E330, H1D, 20D (diving)

Reputasi: 2 (Login u/ Baca)

icon Re: Raw : Pilihan itu anda ditangan anda jangan sia sia kan

Thank U...bro Harlim.
Mudah2 bisa bermanfaat bagi rekan2 KD semua bahwa membuat foto dalam format RAW akan lebih mampu menangkap data yg terkandung pada bidang image tsb. Pertama karena tiadanya kompressi pada gambar dan kedua, memudahkan utk diatur parameter yg kita kehendaki dgn software RAW itu sendiri.
Lagipula processing RAW adalah tepat dan sederhana. Namun sdh dapat mengurangi buang2 waktu mengolah lagi foto tsb dgn PS.

Post-processing dgn PS memang tidak ada salahnya. Cuman jangan dilakukan secara berlebihan. Hasil foto jadinya tidak natural dan terkadang lucu.

Bagi pemilik DSLR yg masih mengeluh format RAW memakan CF storage karena besarnya fail, adalah pandangan yg sdh tidak relevan.
Harga kameranya saja sdh berapa? Bagaimana kita bisa menghasilkan foto yg optimal bila masih moto dalam format JPEG?
So.... janganlah membuat kemampuan kamera DSLR menjadi mubazir karena mau irit CF dgn cara shoot JPEG.
Yes, memory card 1GB atau 2x512mb, mahal. Tapi pada saat beli kamera dgn merogoh kocek jutaan, sdh semestinya ukuran besarnya storage media diperhitungkan pula.

Semoga posting Bung Harlim bermanfaat bagi semua rekan2 KD.

Salam

____________________________
"Improve With What You Have, Wisely"

08-07-2005 at 05:56 AM Post ke # 13 | Quote Reply
handaka 

Registered:
30-01-2005

Posts: 1340
IP: Logged

View Profile Send Email to User Visit Homepage
 
Lokasi :
Jakarta Barat.

 
Kamera :
Ixus 30

Reputasi: 0

icon Re: Raw : Pilihan itu anda ditangan anda jangan sia sia kan

Thanks untuk Mr. Harlim dan Mr. Fala atas kuliah PAGI nya. Kebetulan saya memang lagi mulai belajar menggunakan format RAW, yang ingin saya tanyakan :
1. Sofeware pengolah RAW yang mudah dan "komplit" itu apa, terakhir cobain SILKYPIX, yang ini sepertinya lebih canggih kalo dibandingkan dengan yang di PS, sayangnya hanya versi trial saja.
2. Dengan diadakan pengolahan format RAW tersebut, apakah datanya tidak menjadi rusak dan kalau akan diserahkan ke lab untuk diprint dalam ukuran besar file apa yang kita serahkan ke lab tersebut, apakah RAW / Tiff /JPEG ?
3. Yang dimaksud dengan RAW murni itu apa ?

Terima kasih banyak sebelumnya atas penjelasannya nanti.

____________________________
Budhy Handaka.

Belilah digicam sesuai dengan kebutuhan.

08-07-2005 at 07:13 AM Post ke # 14 | Quote Reply
Branch 

Registered:
17-05-2004

Posts: 212
IP: Logged

View Profile Send Email to User Visit Homepage
 
Lokasi :
Jakarta Timur

 
Kamera :
Digital

Reputasi: 0

icon Re: Raw : Pilihan itu anda ditangan anda jangan sia sia kan

Bung Harlim,
thanks atas sharing ilmunya.
Memang rasanya kurang maksimal jika menggunakan DSLR tapi tidak menggunakan RAW.
Masalahnya adalah perlu ekstra waktu dan energi untuk mengolahnya lagi.
Apa mungkin perlu selektif dalam menggunakan RAW?


Salam,

08-07-2005 at 08:09 AM Post ke # 15 | Quote Reply
sueswit 

Registered:
05-08-2004

Posts: 2193
IP: Logged

View Profile Send Email to User Visit Homepage
 
Lokasi :
Surabaya

 
Kamera :
Alpha

Reputasi: 1 (Login u/ Baca)

icon Re: Raw : Pilihan itu anda ditangan anda jangan sia sia kan

wow...!
TGiF
Perfect Friday
saya emang butuh banget artikel ini

____________________________
learn to walk, jump & then fly
www.sueswit.net

08-07-2005 at 09:24 AM Post ke # 16 | Quote Reply
bhidayat2000 

Registered:
04-07-2005

Posts: 67
IP: Logged

View Profile Send Email to User
 
Lokasi :
Jakarta

 
Kamera :
Panasonic Lumix DMC FZ20

Reputasi: 1 (Login u/ Baca)

icon Re: Raw : Pilihan itu anda ditangan anda jangan sia sia kan

Pada awal Kodak memproduksi Digital Photography-nya, mereka memiliki moto krg lebih: LET THE PHOTGRAPHER TAKES THE SHOT, AND LET THE LAB DO THE REST.

Jadi itu alasan mengapa kamera DSLR Kodak seri DCS seri 5 dan 6 hanya dapat menghasilkan RAW files. Namun pada perjalanannya, photographer (khususnya studio photo'er) menginginkan hasil "jadi" mereka ingin membagikan (baca menjual) foto langsung setelah diambil fotonya. Jadi ada sedikit tambahan workflow.

Pada DCS 760 itu diwujudkan dengan menhasilkan 2 jenis file yaitu RAW file dan per-selected type (*.TIF atau *.JPG).

Tapi inipun belum memuaskan, karena dengan adanya tambahan workflow maka waktu shot to shot juga bertambahn (artinya internal memory/buffer juga tambah besar/more cost).

Itu sebabnya di DSLR burst rate menjadi hal yang kritikal bukan untuk auto bracket tetapi untuk minimize shot-to-shot time.

It's real world, even "tomorrow is not enough" :).

08-07-2005 at 09:25 AM Post ke # 17 | Quote Reply
abifasya 

Registered:
02-09-2004

Posts: 230
IP: Logged

View Profile Send Email to User
 
Lokasi :
Depok (bukan Jakarta) :)

 
Kamera :
kenon

Reputasi: 0

icon Re: Raw : Pilihan itu anda ditangan anda jangan sia sia kan

Ilmu yang bagus,
penggunaan RAW, memang sangat membantu untuk menghasilkan gambar yang sempurna, sehingga nilai kapasitas storage yang di butuhkan merupakan hal yang menjadi tidak kritikal lagi.

Seperti yang bung Branch tanyakan hal itu juga yang menjadi pertanyaan saya.
Kapankan sebaiknya kita menggunakan RAW ?

jika kita hanya mengambil beberapa pic saja, dan menginginkan hasil yang bagus memang sebaiknya menggunakan RAW.

tetapi bagaimana jika sedang mengambil pic, muisalnya wedding party yang membutuhkan 100-200 pic ? kalo harus menolahnya satu persatu maka akan butuh waktu yang lama.

ataukah ada software yang bisa melakukan setting RAW secara sekaligus bulk (beberapa gambar sekaligus) ?

salam


____________________________
Salam,
Abifasya
____________________________
Hati-hati : sedang belajar motret

08-07-2005 at 09:50 AM Post ke # 18 | Quote Reply
asudarsono 

Registered:
03-12-2003

Posts: 1409
IP: Logged

View Profile Send Email to User
 
Lokasi :
Jakarta

 
Kamera :
Pana LX2, kacamata Hoya

Reputasi: 0

icon Re: Raw : Pilihan itu anda ditangan anda jangan sia sia kan

Saya merasakan bhw hidup di dunia RAW lebih banyak manfaat daripada kekurangannya.

Mengenai workflow, memang ada tambahannya tapi setelah terbiasa maka menjadi semacam reflex saja. Setidaknya masih lebih cepat bermain PC daripada di darkroom film tempo doeloe.

pengalaman saya sih, 100 olah foto RAW pertama adalah investasi.

____________________________
patience, grasshopper, patience

08-07-2005 at 09:53 AM Post ke # 19 | Quote Reply
bhidayat2000 

Registered:
04-07-2005

Posts: 67
IP: Logged

View Profile Send Email to User
 
Lokasi :
Jakarta

 
Kamera :
Panasonic Lumix DMC FZ20

Reputasi: 1 (Login u/ Baca)

icon Re: Raw : Pilihan itu anda ditangan anda jangan sia sia kan

quote:
asudarsono wrote:
<deleted ..., >100 olah foto RAW pertama adalah investasi.


Saya setuju Pak, itu ibarat film pada jaman dulu, bukti otentik, bahkan RAW bisa juga ditumpangi suara, nggak mungkin bisa dibajak, khan.

Memang sekarang fotografer nggak lagi bawa stock film, tapi bawa laptop, printer (battery power) dan memory card. Jadi inget nonton mas Darwis motret model di outdoor, cameranya attached to ibook/powerbook. Weleh ... weleh .. Resikonya membuat si model distract.

Beside camera & lenses:
1. Battery (Kalo udah mati cuman bisa bengong)
2. Memory card (Jangan korbankan image bagus yang sudah didapat dengan image yang belum tentu bagus dan belum didapat)

Regards,
Bernard.
08-07-2005 at 04:10 PM Post ke # 20 | Quote Reply
Harlim 

Registered:
01-08-2004

Posts: 295
IP: Logged

View Profile Send Email to User Visit Homepage
 
Kamera :
cuma punya 300d

Reputasi: 0

icon Re: Raw : Pilihan itu anda ditangan anda jangan sia sia kan

quote:
handaka wrote:
Thanks untuk Mr. Harlim dan Mr. Fala atas kuliah PAGI nya. Kebetulan saya memang lagi mulai belajar menggunakan format RAW, yang ingin saya tanyakan :
1. Sofeware pengolah RAW yang mudah dan "komplit" itu apa, terakhir cobain SILKYPIX, yang ini sepertinya lebih canggih kalo dibandingkan dengan yang di PS, sayangnya hanya versi trial saja.
2. Dengan diadakan pengolahan format RAW tersebut, apakah datanya tidak menjadi rusak dan kalau akan diserahkan ke lab untuk diprint dalam ukuran besar file apa yang kita serahkan ke lab tersebut, apakah RAW / Tiff /JPEG ?
3. Yang dimaksud dengan RAW murni itu apa ?

Terima kasih banyak sebelumnya atas penjelasannya nanti.


Software Raw converter masing menpunyai karakter tersendiri dan semuanya bagus tergantung kita saja. Favorit saya Capture One dan Breeze Broswe

Yg kita olah sebenarnya adalah metadata dan Metadata2 tersebut juga tidak akan bisa di save kedalam file Raw tersebut, jadi Raw tidak pernah bisa rusak atau berubah kecuali anda adalah cracker/hacker.
Data yg kita olah di Raw converter selalu memiliki cache/buffer file yg disimpan tersendiri pada lokasi yg kita inginkan.
Data cache/buffer tersebut akan digunakan jika gunakan utk convert file ke tiff/jpeg utk keperluan cetak atau upload.

YG dimaksud Raw murni itu adalah vendor kamera menbiarkan data raw itu apa adanya tidak melakukan multiply pada raw, multiply hanya disimpam pada metadata.

Penggunaan Raw hanya tidak dianjurkan utk foto type dokumentasi (Keluarga/Liputan wedding) karena foto seperti tidak dibutukan detail. Bahkan masih banyak fotografer pro yg bergerak dibidang liputan cukup dgn kamera prosumer alias Point and shot.




[Edited by Harlim on 08-07-2005 at 06:39 PM GMT+7]

____________________________
Tehnik tanpa "rasa" adalah "hambar". Dan "rasa" itu akan muncul jika kita berani mencari dan menampilkannya.
"Rasaku" dan "rasamu" selalu berbeda. dan jika "rasaku" dan "rasamu" selalu sama maka "hambar" itu akan kembali.
Rasaku selalu kutampilkan lim.fotografer.net jika tidak sesuai dgn rasamu so what gituloh
08-07-2005 at 06:29 PM Post ke # 21 | Quote Reply
andi 

Registered:
20-09-2003

Posts: 818
IP: Logged

View Profile Send Email to User
 
Lokasi :
Surabaya - Indonesia

 
Kamera :
Canon A40

Reputasi: 4 (Login u/ Baca)

icon Re: Raw : Pilihan itu anda ditangan anda jangan sia sia kan

Terima kasih Pak Harlim untuk sharing informasi yang sangat berguna tentang RAW ini, saya sendiri dulu tidak aware dgn RAW sampai akhirnya diberi banyak informasi sama Pak Fala dan teman-teman lain. Sekarang ditambah lagi message anda di KD semakin memperjelas bagaimana memperlakukan RAW dengan baik.

Terima kasih, informasi lainnya tetap kita tunggu.

____________________________
Digitalize

08-07-2005 at 11:52 PM Post ke # 22 | Quote Reply
handaka 

Registered:
30-01-2005

Posts: 1340
IP: Logged

View Profile Send Email to User Visit Homepage
 
Lokasi :
Jakarta Barat.

 
Kamera :
Ixus 30

Reputasi: 0

icon Re: Raw : Pilihan itu anda ditangan anda jangan sia sia kan

quote:
harlim wrote:

Software Raw converter masing2 menpunyai karakter tersendiri dan semuanya bagus tergantung kita saja. Favorit saya Capture One dan Breeze Broswe

Tapi software tersebut rasanya adalah yang original ya ? Bagaimana dengan yang dijual bebas dipasaran ( mungkin kita tidak perlu sok suci saja ya )apa saja yang bisa ditemui ( namanya ).

quote:

Yg kita olah sebenarnya adalah metadata dan Metadata2 tersebut juga tidak akan bisa di save kedalam file Raw tersebut, jadi Raw tidak pernah bisa rusak atau berubah kecuali anda adalah cracker/hacker.
Data yg kita olah di Raw converter selalu memiliki cache/buffer file yg disimpan tersendiri pada lokasi yg kita inginkan.
Data cache/buffer tersebut akan digunakan jika gunakan utk convert file ke tiff/jpeg utk keperluan cetak atau upload.


quote:

ya, dimengerti sekarang, jadi file RAW nya tidak bisa rusak ya.
Lalu kalau mau dibawa ke lab sebaiknya format apa yang kita serahkan kesana ?


quote:

YG dimaksud Raw murni itu adalah vendor kamera menbiarkan data raw itu apa adanya tidak melakukan multiply pada raw, multiply hanya disimpam pada metadata.

lalu RAW yang tidak murni itu contohnya seperti apa ?


quote:

Penggunaan Raw hanya tidak dianjurkan utk foto type dokumentasi (Keluarga/Liputan wedding) karena foto seperti tidak dibutukan detail. Bahkan masih banyak fotografer pro yg bergerak dibidang liputan cukup dgn kamera prosumer alias Point and shot.


quote:

Dari RAW diolah di converter RAW lalu dijadikan JPG ( misalnya tidak diolah dan hanya diconvert ke JPG saja ) dengan file JPG murni mana yang lebih bagus hasilnya ? Sebab besaran file JPG murni kalah besar bila dibandingkan dengan file hasil convert ke JPG.

Untuk portrait apakah perlu menggunakan RAW ?
Sorry terlalu banyak nanya, sekali lagi terima kasih sebelumnya atas jawabannya nanti.




____________________________
Budhy Handaka.

Belilah digicam sesuai dengan kebutuhan.
09-07-2005 at 06:43 AM Post ke # 23 | Quote Reply
tumiwa 

Registered:
25-12-2004

Posts: 483
IP: Logged

View Profile Send Email to User ICQ
 
Lokasi :
Medan

 
Kamera :
samsung V3,samsung301,minolta7i,olympus c-100

Reputasi: 0

icon Re: Raw : Pilihan itu anda ditangan anda jangan sia sia kan

gue memakai converter RAW yg namanya dimage viewer, cuma koq covert dari RAW ke tiff ,filenya jadi jauh lbh besar dibanding langsung potret pake tiff format ,sedangkan kalo mo compress tiff tersebut ga tau caranya dan ga tau mo pake software apa , compress tiff di software dimage viewer cuma bisa dari 48bit ke 24 bit dunk.
yg menjadi pertanyaan saya :
1. apa 48 bit itu selalu lbh baik dari 24 bit?
2. software compress tiff file apa ya?
3. soal ketajaman,apakah RAW lbh tajam dari tiff?
4.kenapa sih covert dari raw ke tiff file sizenya lbh besar daripada langsung foto pake tiff format?

terimakasih

____________________________
i am a newbie with digicam. sorry kalo banyak tanya

15-07-2005 at 11:18 AM Post ke # 24 | Quote Reply
asudarsono 

Registered:
03-12-2003

Posts: 1409
IP: Logged

View Profile Send Email to User
 
Lokasi :
Jakarta

 
Kamera :
Pana LX2, kacamata Hoya

Reputasi: 0

icon Re: Raw : Pilihan itu anda ditangan anda jangan sia sia kan

Wah ini mah, pertanyaan buat pakar seperti bung Harlim, bung Fala, dpp (dan pakar-pakar) tapi bener nggak sih pendapat saya di bawah :
1. Ya, warnanya lebih banyak. Tidak, selain filenya gede, emangnya ada monitor n printer yg sanggup menampilkannya?
2. JPEG. Kalau TIFF to TIFF bisa diakalin qualitynya nggak ya?
3. TIFF adalah format yg lossless (katanya), tapi selain diinterpolasi/disepuh di ps, keturunan tak mungkn lebih baik dari babonnya.
4. Kecepatan transfer ke kartu memori terbatas, maka agar kita nggak kelamaan nunggu, besar file terbatas. Emang file RAW lebih kecil formatnya, tapi datanya sama banyak dgn file TIFF yg besar. Ini disebabkan file TIFF adalah standar yg bisa langsung diolah / dicetak, jadi ada tambahan data yg bukan melulu data piksel

____________________________
patience, grasshopper, patience

15-07-2005 at 11:56 AM Post ke # 25 | Quote Reply
Harlim 

Registered:
01-08-2004

Posts: 295
IP: Logged

View Profile Send Email to User Visit Homepage
 
Kamera :
cuma punya 300d

Reputasi: 0

icon Re: Raw : Pilihan itu anda ditangan anda jangan sia sia kan

quote:
handaka wrote:
quote:
harlim wrote:

Software Raw converter masing2 menpunyai karakter tersendiri dan semuanya bagus tergantung kita saja. Favorit saya Capture One dan Breeze Broswe

Tapi software tersebut rasanya adalah yang original ya ? Bagaimana dengan yang dijual bebas dipasaran ( mungkin kita tidak perlu sok suci saja ya )apa saja yang bisa ditemui ( namanya ).

quote:

Yg kita olah sebenarnya adalah metadata dan Metadata2 tersebut juga tidak akan bisa di save kedalam file Raw tersebut, jadi Raw tidak pernah bisa rusak atau berubah kecuali anda adalah cracker/hacker.
Data yg kita olah di Raw converter selalu memiliki cache/buffer file yg disimpan tersendiri pada lokasi yg kita inginkan.
Data cache/buffer tersebut akan digunakan jika gunakan utk convert file ke tiff/jpeg utk keperluan cetak atau upload.


quote:

ya, dimengerti sekarang, jadi file RAW nya tidak bisa rusak ya.
Lalu kalau mau dibawa ke lab sebaiknya format apa yang kita serahkan kesana ?


quote:

YG dimaksud Raw murni itu adalah vendor kamera menbiarkan data raw itu apa adanya tidak melakukan multiply pada raw, multiply hanya disimpam pada metadata.

lalu RAW yang tidak murni itu contohnya seperti apa ?


quote:

Penggunaan Raw hanya tidak dianjurkan utk foto type dokumentasi (Keluarga/Liputan wedding) karena foto seperti tidak dibutukan detail. Bahkan masih banyak fotografer pro yg bergerak dibidang liputan cukup dgn kamera prosumer alias Point and shot.


quote:

Dari RAW diolah di converter RAW lalu dijadikan JPG ( misalnya tidak diolah dan hanya diconvert ke JPG saja ) dengan file JPG murni mana yang lebih bagus hasilnya ? Sebab besaran file JPG murni kalah besar bila dibandingkan dengan file hasil convert ke JPG.


Untuk portrait apakah perlu menggunakan RAW ?
Sorry terlalu banyak nanya, sekali lagi terima kasih sebelumnya atas jawabannya nanti.




Saya hanya bisa bantu berikan suatu ilustrasi
misal A+B = Photo Digital
A=Apa yg dihitung/capture oleh Sensor
B=Unsur2 yg menbuat A bisa tampil seperti apa yg terlihat, Dalam B banyak unsur B=c+d+e+f+e etc

Raw yg tidak murni itu A(+c) + B(-c) = photo digital

Semua raw converter selama ini hanya adjust nilai2 yg ada didialam B .

Kesulitan yg terjadi adalah jika C tersebut jika telah dimasukan kedalam A maka apa kita adjust pada nilai B bisa menbuat foto tersebut kacau.

Yg lebih konyolnya lagi jika nilai C ini dipecah menjadi C1 dan C2 , satu sisi di simpan kedalam A dan satu sisi di simpan ke B. Di tambah lagi kode2 mapingnya di acak (Encrypt)
Pembuat software semua menpunyai kode etik, walaupun mereka bisa memecahkan code encryptnya mereka tidak boleh lansung menggunakannya.

Perihal besarnya file hasil convert.
Hal ini sangat relatif tergantung manusia yg olah dan juga tergantung juga software raw tersebut. Tujuan dari menggunakan Raw converter 3rd party adalah kita menpunyai alternative yg kita inginkan dibanding Raw converter dari pabrikan

Semua ada ditangan kita memilih menjadi seorang "Operator" atau "Photographer"
Operator tahu nya hanya nyalakan mesin lalu jalankan. Sedangkan seorang photograper yg baik tentu menpunyai keinginan apa yg ingin saya perlihatkan.
Jadi keputusan selalu ada di tangan anda Jpeg or Raw , Retouch or Not.











____________________________
Tehnik tanpa "rasa" adalah "hambar". Dan "rasa" itu akan muncul jika kita berani mencari dan menampilkannya.
"Rasaku" dan "rasamu" selalu berbeda. dan jika "rasaku" dan "rasamu" selalu sama maka "hambar" itu akan kembali.
Rasaku selalu kutampilkan lim.fotografer.net jika tidak sesuai dgn rasamu so what gituloh
15-07-2005 at 01:19 PM Post ke # 26 | Quote Reply
denharto 

Registered:
14-01-2005

Posts: 3181
IP: Logged

View Profile Send Email to User Visit Homepage
 
Lokasi :
Pondok Gede - Bekasi

 
Kamera :
Olympus Stylus 400 digital

Reputasi: 5 (Login u/ Baca)

icon Re: Raw : Pilihan itu anda ditangan anda jangan sia sia kan

Saya suka foto pakai RAW,
biasanya diconvert ke TIFF,
sedihnya pas diserahin ke FIP (fuji image plaza)
mereka nggak mau terima format TIFF apalagi RAW
maunya JPEG, terpaksa deh direlakan
TIFFnya di convert ke JPEG
daripada nggak bisa dicetak..

____________________________
Salam,

Denharto
===============
PLEASE VISIT MY GALLERY AT: MULTIPLY.COM or FOTOGRAFER.NET
BE MY FRIEND..! PLEASE DROP YOUR EMAIL INTO MY MAILBOX
PENGHILANG STRESS ==> GAME TRAVIAN

15-07-2005 at 01:20 PM Post ke # 27 | Quote Reply
Harlim 

Registered:
01-08-2004

Posts: 295
IP: Logged

View Profile Send Email to User Visit Homepage
 
Kamera :
cuma punya 300d

Reputasi: 0

icon Re: Raw : Pilihan itu anda ditangan anda jangan sia sia kan

quote:
asudarsono wrote:
Wah ini mah, pertanyaan buat pakar seperti bung Harlim, bung Fala, dpp (dan pakar-pakar) tapi bener nggak sih pendapat saya di bawah :
1. Ya, warnanya lebih banyak. Tidak, selain filenya gede, emangnya ada monitor n printer yg sanggup menampilkannya?
2. JPEG. Kalau TIFF to TIFF bisa diakalin qualitynya nggak ya?
3. TIFF adalah format yg lossless (katanya), tapi selain diinterpolasi/disepuh di ps, keturunan tak mungkn lebih baik dari babonnya.
4. Kecepatan transfer ke kartu memori terbatas, maka agar kita nggak kelamaan nunggu, besar file terbatas. Emang file RAW lebih kecil formatnya, tapi datanya sama banyak dgn file TIFF yg besar. Ini disebabkan file TIFF adalah standar yg bisa langsung diolah / dicetak, jadi ada tambahan data yg bukan melulu data piksel


No 1. Tergantung dana kita , banyak monitor yg sanggup Barco,Eizo,Sony etc sedangkan utk printer masih banyak keterbatasan

2.Semua bisa diakalin qualitynya

3.Makna lossless ini harus kita cermati baik,
Lossless kompresi jawabannya iya, Lossless versus Data yg terkandung dalam Raw jawabannya NO sebab masih banyak data yg masih terkandung dalam raw yg tidak hanya bisa ditampilkan dalam 1 file tiff karena begitu banyak parameter yg bisa kita variasi. Maka itu ada tehnik blending dgn multi exposure, multi parameter dari raw.

4.Direct print akan saya kembalikan kepada anda apAkah kita selalu menbawa Printer ?
Kecuali seperti apa yg saya lihat China photographer instant di tempat rekreasi utk foto seperti itu mereka cukup dgn jpeg karena mereka juga tidak butuhkan tampil besar baik di monitor atau cetak. Jadi seperti yg saya katakan keputusan ada ditangan kita

Keterbatasan write/ buffer itu kembali pada kita , apakah kita kareakter happy shuttle atau tidak , jelas jika happy shuttle buffer berapapun tidak akan cukup.



[Edited by Harlim on 15-07-2005 at 01:40 PM GMT+7]

____________________________
Tehnik tanpa "rasa" adalah "hambar". Dan "rasa" itu akan muncul jika kita berani mencari dan menampilkannya.
"Rasaku" dan "rasamu" selalu berbeda. dan jika "rasaku" dan "rasamu" selalu sama maka "hambar" itu akan kembali.
Rasaku selalu kutampilkan lim.fotografer.net jika tidak sesuai dgn rasamu so what gituloh
15-07-2005 at 01:35 PM Post ke # 28 | Quote Reply
handaka 

Registered:
30-01-2005

Posts: 1340
IP: Logged

View Profile Send Email to User Visit Homepage
 
Lokasi :
Jakarta Barat.

 
Kamera :
Ixus 30

Reputasi: 0

icon Re: Raw : Pilihan itu anda ditangan anda jangan sia sia kan

quote:
denharto wrote:
Saya suka foto pakai RAW,
biasanya diconvert ke TIFF,
sedihnya pas diserahin ke FIP (fuji image plaza)
mereka nggak mau terima format TIFF apalagi RAW
maunya JPEG, terpaksa deh direlakan
TIFFnya di convert ke JPEG
daripada nggak bisa dicetak..

Mr. den kalo mau cetak format Tiff ke profesional lab, misalnya EXTA di Jl. Cideng Barat ato STANDAR FOTO di Jl. Alaydrus.

____________________________
Budhy Handaka.

Belilah digicam sesuai dengan kebutuhan.
15-07-2005 at 03:05 PM Post ke # 29 | Quote Reply
handaka 

Registered:
30-01-2005

Posts: 1340
IP: Logged

View Profile Send Email to User Visit Homepage
 
Lokasi :
Jakarta Barat.

 
Kamera :
Ixus 30

Reputasi: 0

icon Re: Raw : Pilihan itu anda ditangan anda jangan sia sia kan

quote:
harlim wrote:
Saya hanya bisa bantu berikan suatu ilustrasi
misal A+B = Photo Digital
A=Apa yg dihitung/capture oleh Sensor
B=Unsur2 yg menbuat A bisa tampil seperti apa yg terlihat, Dalam B banyak unsur B=c+d+e+f+e etc

Raw yg tidak murni itu A(+c) + B(-c) = photo digital

Semua raw converter selama ini hanya adjust nilai2 yg ada didialam B .

Kesulitan yg terjadi adalah jika C tersebut jika telah dimasukan kedalam A maka apa kita adjust pada nilai B bisa menbuat foto tersebut kacau.

Yg lebih konyolnya lagi jika nilai C ini dipecah menjadi C1 dan C2 , satu sisi di simpan kedalam A dan satu sisi di simpan ke B. Di tambah lagi kode2 mapingnya di acak (Encrypt)
Pembuat software semua menpunyai kode etik, walaupun mereka bisa memecahkan code encryptnya mereka tidak boleh lansung menggunakannya.

Perihal besarnya file hasil convert.
Hal ini sangat relatif tergantung manusia yg olah dan juga tergantung juga software raw tersebut. Tujuan dari menggunakan Raw converter 3rd party adalah kita menpunyai alternative yg kita inginkan dibanding Raw converter dari pabrikan

Semua ada ditangan kita memilih menjadi seorang "Operator" atau "Photographer"
Operator tahu nya hanya nyalakan mesin lalu jalankan. Sedangkan seorang photograper yg baik tentu menpunyai keinginan apa yg ingin saya perlihatkan.
Jadi keputusan selalu ada di tangan anda Jpeg or Raw , Retouch or Not.


Ok, thanks Mr. Harlim atas penjelasannya.


____________________________
Budhy Handaka.

Belilah digicam sesuai dengan kebutuhan.
15-07-2005 at 03:13 PM Post ke # 30 | Quote Reply
Kamera-Digital Forum : Software : Raw : Pilihan itu anda ditangan anda jangan sia sia kan New Topic Post Reply
 
Langsung ke :
Pages: 1 2 3

  Cuplikan Berita&Info  
   More Berita&Info.......     

Flash Info
Lensa apa yg cocok untuk kamera saya?
Memiliki kamera pasti berhubungan langsung dengan LENSA. Berikut informasi menarik ......(more) (di reply : 0)
Apa Fungsi VR pada Kamera Nikon D3100 ?
Penjelasan secara singkat bagaimana cara kerja VR pada kamera Nikon (di reply : 1)
More Flash Info.....
  Terakhir di Review 


Canon EOS 1200D / Rebel T5
 


Canon EOS 6D
 
More :
 Sony DSC-V3
 Pentax K200D
 Sony Alpha A-380 (Rating:5.00)
 Sony DSC-N1
Untuk Review lainnya : http://review.kamera-digital.com


Belum Login ?    Username:      Password:   Lupa password?  
Peraturan Forum (Penting untuk Dibaca!)

Forum Rules:
Who can post new topic? Administrator, Moderator, Sr. Member, Member, Jr. Member
Who can reply? Administrator, Moderator, Sr. Member, Member, Jr. Member
Who can read? Administrator, Moderator, Sr. Member, Member, Jr. Member, Guest
HTML Enabled? no
UBBC Enabled? yes
Words Filter Enable? no

Link: Daftar Harga Terbaru dan Update Kamera Digital di Indonesia

Komunitas ini Independent dan tidak berhubungan dengan merek, toko atau perusahaan tertentu.
Informasi yang berasal dari web lain adalah hak cipta web tersebut.


Copyright 2003, kamera-digital.com

Indonesia Digital Camera Community
Powered by: PHP, MySQL, & tForum. This Website is Copyright 2003-2004 by Kamera-Digital.com
All fix for script and webpage created by AnDi
I n d o n e s i a